Minggu, 16 April 2017TApril 16, 2017

Nasionalisme

Nasionalisme

Bayak warga indonesia yang tidak menyadari bahwa negeri ini telah lama dicengkram oleh sistem ekonomi neoliberalisme. mereka hanya tau kalau ekonomi indonesia adalah ekonomi kerakyatan. itu hanyalah slogan kosong.
Apakah neoliberalisme itu? neoliberalisme adalah wujud pembaruan dari paham ekonomi liberalisme yang telah ada sebelumnya. ekonomi neoliberalisme ini dikembangkan sejak tahun 1980 oleh IMF, bank dunia pemerintah AS melalui Washington Consensus. Ekonomi liberalisme memiliki tujuan agar negara negara kapitalis, yaitu Amerika dan sekutu nya, dapat terus menjadi sapi perahan nya.
Dengan neoliberalisme kegiatan ekonomi harus berjalan mengikuti prinsip-prinsip pasar bebas. paham ekonomi ini menghendaki agar negara tidak banyak berperan dalam pengusaan ekonomi. pengembangan sektor ekomi cukup diserahkan kepada pihak swasta atau korporasi, baik  nasional maupun asing. hal-hal seperti inilah yang di diktekan oleh IMF, atas indonesia. dengan demikian neoliberasme sesungguh nya merupakan upaya pelumpuhan negara menuju corporate state (korporatokrasi). negara akan dikendalikan oleh persekutuan jahat antara palitikus dan engusaha. akibat nya, keputusan-keputusan politik tidak dibuat kepentingan rakya, tetapi hanya untuk kepentingan perusahaan baik lokal maupun asing.
Neoliberalisme dan neoimperialisme telah mengakibatkan bebagai macam malapetaka kehidupan seperti tingginya akngka kemiskinan dan lebarnya kesenjangan ekonomi. mengacu pada laporan lembaga oxfam, ditenggarai kekayaan 4 orang di indonesia serta dengan jumlah harta 100juta orang teemiskin seindonesia. hanya dalam 1hari, orang indonesia terkaya bisa mendapatkan bunga deposito dari kekayaannya lebih dari seribu kali dari pada dana yang dihabiskan penduduk indonesia termiskin untuk kebutuhan dasar sepanjang tahun. Jumlah uang yang diperoleh setiap tahun dari kekayaan itu bahkan cukup untuk mengangkat lebih dari 20juta orang indoneia  keluar dari jurang kemiskinan. Kemikinan berakibat luas, diantaranya mengakibatkan tingginya angka sekolah. kenyataan buruk itu makin diperparah oleh kebijakan kebijakan ekonomi yang tidak pro rakyat seperti kenaikan harga BBM, elpiji, tarif listrik dll. dengan demikian neoimperialisme dapat kita katakan sebagai penjajahan baru negara kapitalis untuk tetap menguasai dan menghisap  negara lain. 
Tag : artikel
0 Komentar untuk "Nasionalisme "

Back To Top