Selasa, 02 Mei 2017TMei 02, 2017

PENGERTIAN HARTA

menurut etimologi,.
harta yaitu,sesuatu yang dibutuhkan dan diperoleh manusia, baik berupa benda yang tampak seperti emas, perak, binatang, tumbuh_tumbuhan, maupun (yang tidak tampak), manfaat seperti kendaraan, pakayan, dan tempat tinggal."
Sesuatu yang tidak dikuasai manusia tidak bisa dinamakan harta menurut bahasa, seperti burung di udara, ikan didalam air, pohon dihutan, dan barang tambang yang ada di bumi.
dalam bahasa arab disebut. al-mal yang berarti condong, cenderung, dan miring. manusia cenderung ingin memiliki dan mengusai harta.
  1. Menurut ulama hanafiyah
"ALMALU KULLU MA YUMKINU HIYAZATUHU WAIHROZUHU WAYUNTAFA'U BIHI ADATAN"
Artinya :"harta adalah segala sesuatu yang dapat diambil, disimpan, dan dapat dimanfaatkan."
Menurut definisi ini, harta memiliki dua unsur.
  • Harta dapat dikuasai dan dipelihara. sesuatu yang tidak disimpan atau dipelihara secara nyata, seperti ilmu, kesehatan, kemuliaan, kecerdasan, udara, panas matahari, cahaya bulan, tidak dapat dikatakan harta.
  • Dapat dimanfaatkan menurut kebiasaan. segala sesuatu yang tidak bermanfaat seperti daging bangkai, makanan  yang basi, tidak dapat disebut harta, atau bermanfaat, tetapi menurut kebiasaan tidak diperhitungkan manusia seperti, satu biji gandum, setetes air, segenggam tanah, dan lain-lain. semua itu tidak disebut harta sebab terlalu sedikit sehingga zakatnya tidak dapat dimanfaatkan, kecuali kalau disatukan dengan hal lain.
       2. Pendapat jumhur ulama fiqih selain hanafiyah.
"KULLU MALAHU KIMATU YALZAMU MATLAFUHU BIDHOMANIHI"
Artinya :
" segala sesuatu yang bernilai dan mesti merusak nya dengan menguasainya "
Pengertiyan ini merupakan pengertiyan umum yang dipakai dalam undang-undang yakni:
" KULLU DIQIMATIN MALIYATIN"Artinya:
"Segala yang bernilai dan bersifat harta "
Salah satu perbedaan dari definisi yang dikemukakan oleh ulamma hanafiyah dan jumhur ulama adalah tentang benda yang tidak dapat diraba, seperti manfaat,. ulama hanafiyah memandang bahwa manfaat termasuk sesuatu yang dapat dimiliki, tetapi bukan harta. adapun menurut ulama hanafiyah, manfaat termasuk harta sebab yang penting adalah manfaat nya bukan zatnya. pendapat ini lebih umum digunakan oleh kebanyakan manusia.
manfaat yang dimaksud pada pembahasan ini adalah faedah atau kegunaan yang dihasilkan dari benda tampak, seperti mendiami rumah atau mengendarai kendaraan.
Harta adalah sesuatu yang digandrungi manusia dan dapat dihadirkan (dimanfaatkan) pada saat diperlukan. (Ibnu Abidin dari golongan Hanafi)
Disebutkan oleh ulama Hanafi lain, yaitu harta merupakan segala sesuatu yang dapat dihimpun, disimpan (dipelihara) dan dapat dimanfaatkan menurut adat (kebiasaan). Berdasarkan definisi ulama Hanafiyah diatas tadi, ada dua hal yang perlu diperhatikan:
1. Harta mungkin dihimpun dan dipelihara. Dengan demikian ilmu, kesehatan, kepintaran dan kemuliaan tidak termasuk harta tetapi milik.
2. Dapat dimanfaatkan menurut adat kebiasaan, jadi makan beracun ataupun rusak tidak termasuk harta.
Definisi lain menyebutkan harta adalah segala sesuatu yang mempunyai nilai, dan diwajibkan ganti rugi atas orang yang merusak dan melenyapkannya (Jumhur ulama selain Hanafiyah).
Dari pengertian diatas tadi, terdapat perbedaan menegenai esensi harta. Jumhur ulama mengatakan bahwa harta tidak hanya bersifat materi tetapi juga termasuk manfaat dari suatu benda, karena yang dimaksud manfaat suatu benda bukan zatnya. Sedangkan ulama Hanafi berpendapat lain tentang harta yaitu hanya bersifat materi saja, sebab manfaat termasuk hak milik dan hak milik berbeda dengan harta.
Dengan demikian kiranya dapat kita pahami bahwa para ulama masih berselisih pendapat dalam menentukan definisi harta juga terjadi perselisihan dalam pembagian harta karena berbeda dalam pendefinisian harta tersebut.
Dari beberapa definisi diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa harta adalah segala sesuatu yang dimanfaatkan kepada sesuatu yang legal menurut hokum syara’ (hukum Islam) seperti jual beli, pinjaman, konsumsi, dan hibbah atau pemberian. Jadi, apapun yang digunakan manusia dalam kehidupan dunia merupakan harta .


Tag : artikel
0 Komentar untuk "PENGERTIAN HARTA"

Back To Top